SELAMAT DATANG DIBLOG SAYA YANG SEDIKIT BERANTAKAN. ENJOY !!!

Rabu, 29 Oktober 2014

  • Before Say (Contoh Cerita Multiple Plot)

    Before Say
    Sebuah cerita yang menceritakan kisah masing-masing tokoh. Di sebuah bus antar provinsi yang sepi penumpang, seorang ibu duduk tepat didepan seorang gadis muda. Ditengah kosongnya bus, kondektur menaikan harganya 2 kali lipat. Si ibu tidak membawa uang lebih untuk membayarnya, namun dengan baik hati gadis muda tersebut membayarkan ongkos si ibu. Ibu tua ini pun berterima kasih dan memberikan bekal yang dibawanya kepada gadis tersebut. Namun gadis tersebut lebih memilih untuk memakannya bersama-sama. Sambil makan mereka pun bercerita satu sama lain, tentang tujuannya pergi ke Yogya. Ibu tua ingin berjumpa dengan anaknya karena sudah 5 tahun tak berjumpa, dan si gadis muda yang ingin berjumpa dengan kekasihnya karena ingin memberikan kejutan dihari ulang tahun kekasihnya.

                      Ibu ini sangat merindukan anaknya setelah 5 tahun tak berjumpa, karena anaknya tidak ingin merepotkan ibundanya dan ingin hidup mandiri. Anaknya sangat baik, pengertian, taat beragama, dan kadang seminggu sekali anaknya menelpon untuk menanyakan kabar. Sesekali ibu ini juga bertanya lokasi tempat tinggalnya sekarang, namun anaknya tidak ingin memberitahukannya sebelum dia bisa membahagiakan ibundanya. 5 tahun kemudian, anaknya mengirimkan surat bahwa seminggu lagi anaknya akan wisuda, dan terselip alamat milik anaknya. Betapa bahagia harunya seorang ibu menerima kabar tersebut.

    Selanjutnya si gadis pun bercerita alasan ia mengapa ingin bertemu dengan kekasihnya. Gadis ini ingin memberikan surprise atas ulang tahun kekasihnya. Sekaligus ingin mengucapkan selamat atas kelulusan kekasihnya, dan juga bisnis sampingannya yang maju. Ia menceritakan betapa baiknya kekasihnya, selalu membagi ilmu kepada anak yang kurang mampu, dan mendirikan sebuah sekolah kecil dekat dengan kos nya. Ia juga menceritakan bahwa ia baru menjalani hubungannya selama 6 bulan dan baru bertemu 5 kali, dan awal bertemu ditempat wisata Yogyakarta. Mereka pun saling mensupport satu sama lain, dan berhubungan jarak jauh melalui webcam. Kekasihnya pun berjanji akan menikahinya setelah ia sukses dan akan diperkenalkan orang tuanya.

    Sesampainya di Yogyakarta mereka berpisah, dan berpamitan satu sama lain. Si ibu langsung pergi mencari angkutan umum untuk menuju tempat anaknya tersebut. Sedangkan si gadis ini berbelanja sayuran untuk memasakan makanan kesukaan kekasihnya, dan memasak dirumah temannya yang dekat dengan kos kekasihnya. Tidak lupa dia juga membeli sebuah dasi sebagai hadiah bahwa kekasihnya telah sukses dihari ulang tahunnya.

    Sesampainya si ibu ditempat anaknya, lalu dengan kaget, haru, bahagia si anak tersebut memeluk ibundanya. Dan ibunya pun mengucapkan selamat ulang tahun, dan memberikan sebuah kado. Setelah dibuka, kado tersebut berisi kemeja yang dibuat oleh ibunya sendiri. Dengan bangga dan bahagia si anak pun memakainya. Kemudian terdengar suara ketukan pintu, dan anak tersebut kaget, bahwa kekasihnya (si gadis) membawakan kue ulang tahun dan membawa kado beserta masakan kesukaannya. Kemudia si gadis dipersilakan masuk dan akan diperkenalkan oleh ibunya yang kebetulan baru tiba. Setelah ibunya datang sigadis dan si ibu pun kaget, dan ternyata orang yang diceritakan selama perjalanan tersebut adalah orang yang sama. Anaknya pun bingung bagaimana mereka berdua saling kenal, lalu diceritakanlah awal mulanya mereka bertemu. Dan mereka bedua menyayangi orang yang sama, bangga dengan orang yang sama. Si anak ini pun merasa sangat bahagia, karena memiliki 2 orang baik yang menyayanginya. Dan berjanji tidak akan meninggalkan ibundanya kembali, dan menikahi kekasihnya dalam waktu dekat.







    Mind Map "Before Say"




  • Kamis, 09 Oktober 2014

  • Sinopsis "TELEPATHIC"

    Sinopsis
    Genre : Sci-fi, Thriller, Action
    Created : Dicky Yudha Prawira

    “TELEPATHIC”

    illustrasi poster

    Sebuah kisah yang mengambil latar masa depan yaitu tahun 2350. Dimana semua kemajuan teknologi berkembang dengan pesat, segalanya bisa diakses dengan mudah hanya dengan pikiran. Semua alat baik itu alat komunikasi, transportasi, alat rumah tangga bisa digerakan dengan kekuatan pikiran. Tetapi semua itu tidak bisa dilakukan tanpa menggunakan sebuah alat yang bernama “TelepaticKey”. Dengan sebuah server besar yang berada tepat diatas gedung pemerintahan dipusat kota Jayckert. Server inilah yang menyambungkan pemikiran manusia dengan prosessor yang ditanam  pada setiap alat. Namun seorang mahasiswa bernama Jo, memiliki pemikiran bahwa semua yang dilakukan pemerintah ini seperti membuat rakyatnya bodoh. Jo menyelidiki maksud tujuan pemerintah membuat program bernama “Teleprogram”. Ternyata dugaan Jo benar, mereka membuat ini dengan bermaksud menguasai pemikiran rakyatnya dan memperbudaknya sehingga Letius, dalang dari program ini bisa menguasainya. Jo mengajak teman-temannya Ana, Rachet, Bugs bahwa rakyat telah diperbudak dengan pemerintah. Namun teman-temannya tidak mempercainya, dan setelah Jo menunjukan rekaman Letius barulah mereka percaya. Namun Bugs pada saat itu menggunakan “TelepaticKey” sehingga Letius tahu rencana mereka berempat. Penjagaan ketat pada server pun dilakukan, Jo dan teman-temannya menjadi buronan pemerintah.
    Mereka bersembunyi disebuah hutan dekat kota Jayckert. Disana mereka bertemu dengan penghuni lain yaitu kaum Leiksal. Kaum ini ternyata dipimpin oleh seorang pria tua bernama Pragusa, dan ternyata dia adalah pencipta “TelepaticKey”. Pragusa menceritakan bagaimana dia dan yang lainnya bisa tinggal disini. Jo dan teman-temannya diberitahu kelemahan server tersebut, dan diberitahu jalan pintas menuju pusat kota. Pragusa pun memimpin pasukannya untuk mengacaukan kota, agar pengamanan dekat server berkurang.
    Namun tidak mudah untuk menembus server tersebut, karena dijaga oleh Stuntork. Pria bertopeng petarung bertubuh kekar dengan robot petarung yang dikendalikannya. Tiba-tiba Jo mengeluarkan TelepaticKey yang berbeda. Sebuah telepathic yang mengendalikan sebuah monster peliharaan Pragusa yang bersembunyi dihutan. Monster ini bernama Rexius, posturnya seperti T-Rex memiliki tanduk satu, namun memiliki gading seperti gajah. Rexius datang dari bawah tanah, dan bersiap bertarung dengan robot badak Stuntork. Setelah pertarungan sengit dilakukan, Stuntork tertancap oleh ekor Rexius.  Jo pun tidak berkutik setelah membuka topeng Stuntork, yang ternyata ayahnya yang  15 tahun lalu  dikabarkan mati terkena ledakan diperusahaan millik Pragusa pada saat itu.

    Sementara itu Pragusa bertemu dengan Letius, yang tidak lain adalah saudara sepupunya yang iri akan kemajuan ciptaan Pragusa. Mereka berdua bertarung dengan penuh emosi. Tiba-tiba Letius terpojok, namun ia memiliki sebuah rencana untuk melenyapkan kota dan penduduknya dengan bom pengendali. Letius mati setelah Pragusa menembakan busur panah tepat dijantungnya. Namun ternyata bom tersebut berjalan dengan waktu kurang dari 1 menit. Pragusa mengirimkan pesan dengan TelepaticKey ke Jo untuk menghancurkan servernya. Lalu ayah Jo (Stuntork) terbangun dan mengendalikan robot badaknya menghantam servernya, dan menyuruh Jo dan teman-temannya pergi dari gedung tersebut. Setelah Jo dan teman-temannya berhasil keluar dengan selamat, gedung tersebut runtuh dan rata dengan tanah.
  • Jumat, 03 Oktober 2014

  • Mengenai Film Haji Backpacker


     Tulisan blog saya kali ini ada membahas sebuah film yang membuat saya terpacu untuk berpetualang. Film ini menceritakan kisah seorang anak pemuda yang marah pada orang tuanya, marah pada semua orang, bahkan sama Tuhan. Rasa penasaran saya semakin menggila setelah saya membaca sinopsis film ini. Film ini adalah 'Haji Backpacker', film ini sangat bagus untuk pengambilan gambarnya. Namun masih sedikit kurang baik dalam alur ceritanya (menurut saya). Dari angka 1-10, saya memberikan nilai 8,5 untuk film ini. 

    Film ini mengisahkan seorang pemuda yang bernama Mada, ia marah pada semua orang dan Tuhan. Karena ia merasa Tuhan tidak adil padanya, dia menjalani kewajibannya sebagai seorang muslim yang baik, sholat, do'a, dzikir, mengaji. Tetapi ia kecewa dan marah karena kenapa pada saat hari pernikahannya, Tuhan tidak merestui hubungan mereka. Sofia gadis yang ingin dinikahinya tidak membalas cintanya, karena ia dan Mada hanya seorang sahabat yang saling menyayangi, tidak lebih dari itu. 

    Perjalan Mada dimulai dari Thailand, disana ia menikmati dunia yang bebas. Berpesta semaunya, lupa akan kewajibannya sebagai muslim. Ketika itu ia terlibat masalah dengan sekelompok geng preman disana, Mada membunuh salah satu anggotanya. Namun disisi lain kaka/mba dari Mada memberi tahu bahwa ayahnya telah tiada, karena meninggal saat menjalankan ibadah haji. Tiba-tiba Marbell kekasih mada yang ditipu oleh agen TKI sehingga ia bekerja dipanti pijat. Marbell datang membawa berita bahwa sekelompok preman mencari Mada untuk membunuhnya karena balas dendam. Mada pun bergegas pergi menuju Vietnam, dan Marbell pulang kembali ke Indonesia.

    Di Vietnam, Mada menjadi kuli untuk mendapatkan sepeser uang untuk makan. Namun, Mada jatuh sakit dan menggigil kedinginan dan ia memilih untuk tidur didalam kardus buah. Tanpa ia sadari, setelah ia terbangun dari tidurnya, Mada telah sampai di sebuah desa di China. Disana ia dirawat oleh Suchun, gadis desa yang periang, baik hati dan anak seorang tabib muslim.

    Setelah ia pulih, ia berpamitan untuk melanjutkan perjalanannya. Mada bekerja dengan paman Suchun untuk sementara ke Tibet. Lalu setelah dari Tibet, Ia pergi menuju India untuk menemui seorang guru yang bisa mengartikan mimpi buruknya yang terbang dengan balon lalu balon tersebut bolong karena kubah masjid yang besar.

    Di India, ia belajar tentang arti sebuah kepatuhan pada Tuhan maha esa, yaitu Allah SWT. Ia mengerti bahwa hidup ini sudah ada yang mengatur, yaitu Allah. Lalu disana ia bertemu dengan Sofia. Sofia menjelaskan bahwa ia tidak bisa mencintainya lebih dari seorang sahabat. Sofia memberi tahu Mada bahwa ia tidak perlu marah pada semua orang, apa lagi kepada Sang Khalik. Karena yang bersalah disini ada Sofia.

    Setelah dari India, ia lanjut melewati Pakistan lalu sampailah ia di Iran.  Tiba-tiba saja kendaran angkutan umum tersebut di cegat oleh pasukan dari Iran. Mada ditangkap lalu di introgasi, untuk membuktikan bahwa ia masih pasukan yahudi atau bukan.Mada pun ditantang untuk membaca Al-Qur'an dengan hatinya atas nama Allah SWT untuk membuktikan bahwa ia muslim. Si pberontak itu oun langsung menangis dan meminta maaf setelah Mada membacakan ayat suci Al-Qur'an dengan menangis. Kemudian Mada direkomemdasikan olehnya untuk bekerja menjadi awak kapal yang menuju Saudi Arabia. Sesampainya di Arab, Mada diberikan sedikit imbalan dari kapten kapal.

    Setelahn ia sampai di Mekkah, lalu ia mengunjungi makam massal anggota jamaah haji yang meninggal. Lalu bayang ayahnya muncul dan mengajak Mada untuk melakukan kewajibannya sebagai seorang muslim. Mada pun pergi ke Ka'bah untuk beribadah umrah. Dan ia menemukan dirinya yang baru. Mada menetap di Mekkah dan bekerja sampai musim haji tiba.

    Itulah sedikit cerita yang bisa saya tulis atau informasikan mengenai film yang berkualitas ini. Tetaplah berjaya perfilman indonesia.

    Terima Kasih
    Salam Lestari Indonesia

  • Jumat, 26 September 2014

  • Inilah kampusku, ini temanku....

    Memulai rutinitas di pagi hari sabtu, seperti biasa bergegas beangkat kuliah. Di kala orang masih menikmati masa tidurnya, setelah lelah dihari senin sampai jum’at. Namun tidak untuk kami yang mengejar status sarjana berkuliah dihari dimana orang menikmati liburnya. Di dalam kelas saya bertemu banyak orang, dari yang mulai sebaya dengan saya, dan ada pula yang lebih tua. Atau mungkin dikelas ini generasi saya lah yang paling muda. Banyak teman-teman saya yang memiliki profesi masing masing. Profesi karyawan kantoran, teknisi, customer service, call center, teller bank dan masih bayak lagi profesi yang lainnya, bahkan masih ada diantara kita yang masih sulit mencari pekerjaan. Ada laki-laki, ada perempuan, ada setengah bapak-bapak, ada anak muda terlanjur gaya. Ada orang yang tidak terlalu peduli dengan penampilan, karena memang dia hanya bertujuan untuk belajar dikelas. Ada pula yang berdandan ala model cat walk, dengan sepatu highhells baju ala model sexi atau setengah jadi. Ada yang berdandan islami, layaknya ustad atau ustadzah. Ada yang bergaya layaknya anak band, ada juga yang bergaya ala boyband. Ada yang bergaya layaknya petualang sejati, ada juga yang bergaya ala (maaf) banci. Dikampus saya, banyak beraneka ragam orang-orang, dan disinilah saya bisa belajar Bhinneka Tunggal Ika. Setiap orang memiliki hak untuk bergaya, termasuk saya. Namun saya lebih memilih setelan casual, kaos dengan celana jeans ditambah jacket. Simple aja dan gak norak bagi saya.

    Saya punya teman perempuan dikampus, menurut saya dia adalah sosok yang berambisi. Sangat bernafsu sekali bertanya ketika orang sedang presentasi tugas didepan kelas. Entah itu dosen atau tugas kelompok mahasiswa. Dia orang yang menurut saya sangat baik, karena baik itu relatife. Namun dia juga terkadang menjadi orang yang menyebalkan ketika sedang membully orang, termasuk saya juga pernah. Dia perempuan muslimah yang berjilbab, sangat sederhana, juga periang. Tingginya normal untuk seukuran anak muda sepantaran saya, kira-kira sekitar kurang lebih 175 cm. Sangat cantik sebagai seorang muslimah, pintar juga orangnya. Mudah bergaul dengan teman-teman yang lain. Sehingga dia merupakan orang yang mudah akrab dengan orang lain, termasuk saya yang notabennya adalah orang yang baru dikenalnya. Saya sangat suka dengan gayanya dia, cara ia bergaul, belajar, dan bercanda. Tidak banyak memang saya memiliki teman seperti dia, bahkan bisa dihitung memakai jari. Namun bukan berarti saya mendeskripsikan tentan dia oleh karna saya suka dalam arti ingin menjadikannya pacar. Tetapi saya ingin belajar dari sikap positif yang dimilikinya. Banyak sikap positif teman-teman saya yang ingin saya adopsi, namun saya tetap menjadi diri saya sendiri.

    Inilah sedikit gambaran tentang orang-orang dan teman-teman di mana tempat saya berkuliah. Belajarlah dari lingkungan kita, karna itu akan merubah kita. Namun jangan pernah melupakan buku mu, karna itu adalah pintu masa depanmu. Karena yang dapat merubah diri seseorang kelak adalah buku dan lingkungan.

    Terima Kasih
    Salam Lestari Indonesia


  • Kamis, 18 September 2014

  • Ini Saya, Dicky...


    Setiap orang punya tujuan dan tumpuan masing-masing untuk hidupnya. Sekali-sekali harus berjalan tegap, dan terkadang harus merangkak. Terkadang berlari, dan terkadang bersembunyi. Itulah yang dilakukan setiap manusia agar bisa mencapai tujuan hidupnya. Tidak terkecuali saya sebagai umat manusia. Nama saya Dicky Yudha Prawira, panggil saja Dicky tapi bukan ‘Dick’, karena itu terdengar kurang enak. Saya anak pertama yang dilahirkan dari keluarga yang sederhana dan kaya akan kebahagiaan. Sebagai anak pertama, saya mempunyai tujuan untuk menjaga dan melindungi keluarga saya hingga saya berkeluarga nanti dan mati ditelan bumi.





                    Setiap orang juga memiliki hobi, bakat, minat, dan pemikiran yang berbeda-beda. Setiap orang juga punya kreativitas masing-masing, tinggal bagaimana kita menggunakan kreativitas tersebut. Saya menggunakan kreativitas lebih kepada seni grafis. Saya mencintai seni grafis semenjak saya kecil, karena melihat ayah saya sering kali menggambar karakter kegemarannya yaitu cepot (tokoh wayang golek). Lalu saya mulai mengikuti gerakan tangannya yang menggambar sebuah karakter kesukaan saya pada waktu itu, Tom n Jerry. Memasuki tahun 2000 serial dan film kartun mulai banyak disiarkan di Televisi. Setiap karakter dalam serial dan film kartun mulai saya pelajari untuk digambar. Mulai dari serial kartun Tom n Jerry, Doraemon, Rugrats, Jimmy Neutron, Hey Arnolds, Spongebob, Detective Connan, dll. Namun saya lebih sering menggambar spongebob dan teman-temannya, karena karakter serial kartun tersebut unik dan menarik bagi saya.




                    Memasuki masa SMK, saya mengambil prodi Multimedia. Karena pada prodi tersebut saya ingin mengembangkan minat dan bakat saya. Sebelumnya saya belum tahu apa itu software grafis, editing, animasi seperti Photoshop, Illustrator, CorelDraw, Movie Maker, Premier, AfterEffect, Audition, Flash, 3D Max, dsb. Sampai rasa penasaran saya menagih saya untuk mempelajarinya satu persatu, sampai sekarang pun saya terus mempelajarinya satu persatu.  Ketika SMK, saya ditunjuk untuk mengikuti kompetisi rutin antar sekolah sekota Tangerang, saya ditunjuk untuk mengikuti kompetisi desain grafis. Ketika itu saya tidak bisa menolak, dan hanya bisa menjawab ‘iya saya mau’. Sekolah-sekolah yang mengikuti kompetisi tersebut kebanyakan sudah berpengalaman menyabet gelar, dan karena berhubung sekolah saya baru, dan saya angkatan pertama yang pertama mengikuti kompetisi ini. Sukses kompetisi ini membuat saya gugup setengah mati. Tapi ada kata-kata menarik yang bikin saya semangat, kata itu adalah “Kalah menang biasa, tapi kalau kamu menang. Kamu lebih dari luar biasa, karena mereka sudah terbiasa” . Kata-kata yang menggugah semangat saya, hingga akhirnya saya bisa menyabet juara 3. Tidak lama dari kompetisi tersebut saya mengikuti kompetisi disalah satu universitas ternama yang berlokasi di Jakarta. Kompetisi madding 3d sejabodetabek, yang di ikuti oleh sekolah-sekolah yang sudah terbiasa dengan gelar. Namun saya pun tidak gentar lagi dengan hal ini, dan kali ini perlombaan diadakan pergroup atau tim, per tim 5 orang. Dengan waktu kurang dari seminggu kami didampingin dengan guru pembimbing mengerjakan madding 3d tersebut dari konsep hingga final art. Hingga pada akhirnya kami mendapatkan juara 3 sejabodetabek, hasil yang membuat kamu cukup puas dari usaha kami. Sampai kedua peristiwa tersebut mengajarkan saya untuk tidak takut menjawab dan menghadapi tantangan baru. Dan masih banyak tantangan-tantangan lainnya didepan yang belum saya tahu, tapi saya sudah siap untuk semua itu. Next time saya akan share cerita pengalaman saya yang lain….
    Terima Kasih
    Salam Lestari Indonesia




  • Selasa, 13 Maret 2012

  • Pesan Penting Warren Buffet

    Berikut ini adalah wawancara yang pernah ia lakukan dengan CNBC.
    Dalam wawancara tersebut ditemukan beberapa aspek menarik dari hidupnya :
    Ia membeli saham pertamanya pada umur 11 tahun dan ia sekarang menyesal karena tidak memulainya dari masih muda.
    Pesan: Anjurkan anak anda untuk berinvestasi [Encourage your children to invest]
    Ia membeli sebuah kebun yang kecil pada umur 14 tahun dengan uang tabungan yang didapatinya dari hasil mengirimkan surat kabar.
    Pesan: Dorong Anak Anda untuk mulai belajar berbisnis [Encourage your children to start some kind of business]
    Ia masih hidup di sebuah rumah dengan 3 kamar berukuran kecil di pusat kota Ohama, yang ia beli setelah ia menikah 50 tahun yang lalu.
    Ia berkata bahwa ia mempunyai segala yang ia butuhkan dalam rumah itu.
    Meskipun rumah itu tidak ada pagarnya.
    Pesan: Jangan membeli apa yang tidak dibutuhkan, dan dorong Anak Anda berbuat yang sama. [Don’t buy more than what you “really need” and encourage your children to do and think the same]
    Ia selalu mengemudikan mobilnya seorang diri jika hendak bepergian dan ia tidak mempunyai seorang supir ataupun keamanan pribadi.
    Pesan: Jadilah apa adanya. [You are what you are]
    Ia tidak pernah bepergian dengan pesawat jet pribadi, walaupun ia memiliki perusahaan pembuat pesawat jet terbesar di dunia.
    Pesan: Berhematlah [Always think how you can accomplish things economically]
    Berkshire Hathaway, perusahaan miliknya, memiliki 63 anak perusahaan.
    Ia hanya menuliskan satu pucuk surat setiap tahunnya kepada para CEO dalam perusahaannya, menyampaikan target yang harus diraih untuk tahun itu.
    Ia tidak pernah mengadakan rapat atau menelpon mereka secara reguler.
    Pesan: Tugaskan pekerjaan kepada orang yang tepat [Assign the right people to the right jobs]
    Ia hanya memberikan 2 peraturan kepada para CEOnya.
    Peraturan nomor satu adalah : Jangan pernah sekalipun menghabiskan uang para pemilik saham.
    Peraturan nomor dua : Jangan melupakan peraturan nomor satu.
    Pesan: Buat Tujuan yang jelas dan yakinkan mereka untuk fokus ke tujuan. [Set goals and make sure people focus on them]
    Ia tidak bersosialisasi dengan masyarakat kalangan kelas atas.
    Waktu luangnya di rumah ia habiskan dengan menonton televisi sambil makan pop corn.
    Pesan: Jangan Pamer, Jadilah diri sendiri & nikmati apa yang kamu lakukan [Don’t try to show off, just be your self and do what you enjoy doing]
    Bill Gates, orang terkaya di dunia bertemu dengannya untuk pertama kalinya 5 tahun yang lalu.
    Bill Gates pikir ia tidak memiliki keperluan yang sangat penting dengan Warren Buffet, maka ia mengatur pertemuan itu hanya selama 30 menit.
    Tetapi ketika ia bertemu dengannya, pertemuan itu berlangsung selama 10 jam dan Bill Gates tertarik untuk belajar banyak dari Warren Buffet.
    Warren Buffet tidak pernah membawa handphone dan di meja kerjanya tidak ada komputer.
    Berikut ini adalah nasihatnya untuk orang-orang yang masih muda:
    Hindarilah kartu kredit dan berinvestasilah untuk diri Anda sendiri dan ingat :

  • Uang tidak menciptakan orang tetapi oranglah yang menciptakan uang.



  • Hiduplah secara sederhana.




  • Jangan lakukan apa yang orang lain katakan, dengarkanlah mereka, namun lakukan apa yang menurut Anda baik.





  • Jangan memaksakan diri untuk memiliki barang-barang bermerk, pakailah apa yang sekiranya nyaman bagi Anda.





  • Jangan memboroskan uang Anda untuk hal-hal yang tidak diperlukan;gunakanlah uang untuk membantu mereka yang kekurangan.





  • Biar bagaimana pun orang lain tetap tidak dapat mengatur hidup Anda sendiri. Andalah yang mengendalikan hidup Anda sepenuhnya.





  • Copyright @ 2013 Dicky Yudha.

    Design Edited By DICKY | DICKY